Jelang Nataru, Harga Komoditas Daging Ayam Potong Dan Telur Naik

NGAWI — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga daging ayam potong dan telur ayam di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi terus mengalami kenaikan. Lonjakan harga yang cukup signifikan ini berdampak langsung pada menurunnya omzet penjualan para pedagang.

Kenaikan harga tersebut salah satunya terpantau di Pasar Besar Ngawi. Di pasar ini, harga daging ayam potong dan telur ayam naik hingga sekitar Rp4.000 per kilogram. Daging ayam potong yang sebelumnya dijual seharga Rp36.000 per kilogram, kini meningkat menjadi Rp40.000 per kilogram.

Salah satu pedagang daging ayam potong di Pasar Besar Ngawi, Misri, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut berpengaruh pada daya beli masyarakat. Jika sebelumnya ia mampu menjual sekitar 20 hingga 30 kilogram ayam per hari, kini penjualannya menurun menjadi sekitar 15 kilogram per hari.

Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam kampung. Untuk ukuran sedang, harga naik dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Sementara untuk ukuran besar, harga melonjak dari Rp65.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. Kondisi ini turut dirasakan pedagang ayam kampung yang mengaku penjualan cenderung melambat akibat harga yang semakin tinggi.

Tidak hanya daging ayam, harga telur ayam pun ikut mengalami kenaikan. Telur ayam yang sebelumnya dijual seharga Rp28.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram. Para pedagang berharap harga dapat segera stabil agar daya beli masyarakat kembali meningkat, khususnya menjelang puncak kebutuhan pada perayaan Natal dan Tahun Baru.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *