Magetan — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kebutuhan gas elpiji di masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Namun, masyarakat Kabupaten Magetan diminta tidak khawatir, karena pasokan gas elpiji dipastikan aman dan harga tetap stabil tanpa adanya kenaikan.
Peningkatan kebutuhan gas elpiji umumnya terjadi pada sektor rumah tangga, usaha kuliner, hingga pelaku UMKM. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, Pertamina bersama pihak terkait memastikan ketersediaan gas elpiji di wilayah Magetan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menerapkan dropping fakultatif, yakni penambahan pasokan di sejumlah agen dan pangkalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan. Selain itu, distribusi gas elpiji selama periode Natal dan Tahun Baru dipastikan tetap berjalan normal.
Bahkan pada hari Natal, pengiriman gas elpiji tetap dilakukan seperti hari biasa tanpa adanya libur pengiriman. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi dan mencegah terjadinya kelangkaan.
Pemilik agen gas elpiji di Magetan, Suparni, menyatakan pasokan gas elpiji hingga saat ini masih aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama momen Nataru.
Selain ketersediaan pasokan, harga gas elpiji di Magetan juga dipastikan tidak mengalami kenaikan. Masyarakat diimbau untuk membeli gas elpiji di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga terus melakukan pemantauan di lapangan untuk mencegah terjadinya penimbunan maupun kelangkaan gas elpiji yang dapat merugikan masyarakat.
Dengan langkah antisipasi tersebut, masyarakat Magetan diharapkan dapat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan gas elpiji.

