Ponorogo — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo menyiagakan sebanyak 400 personel gabungan dalam rangka Operasi Lilin 2025.
Ratusan personel tersebut terdiri atas anggota Polri, TNI, serta sejumlah instansi terkait yang akan disebar di tujuh pos pengamanan dan di berbagai gereja di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, menyampaikan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru tahun ini difokuskan pada tiga klaster utama, yaitu rumah ibadah, kelancaran arus lalu lintas, dan kawasan wisata. Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah kawasan Telaga Ngebel, yang diperkirakan akan dipadati wisatawan selama masa libur akhir tahun.
Polres Ponorogo juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah jalur rawan. Beberapa jalur yang diwaspadai antara lain Jalan Ponorogo–Pacitan, Ponorogo–Trenggalek, serta Jalan Gatot Subroto.
“Kolaborasi dengan BPBD kami lakukan untuk memastikan keamanan masyarakat dari kemungkinan terjadinya bencana, terutama di titik-titik rawan longsor dan banjir,” ujar AKBP Andin Wisnu.
Operasi Lilin 2025 akan berlangsung selama dua pekan, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Berdasarkan data dari Korlantas Polri, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 20–24 Desember, sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2–4 Januari 2026.
Dengan kesiapan ratusan personel dan dukungan lintas instansi, Polres Ponorogo berharap perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayahnya dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

