KABUPATEN MADIUN – Sebanyak 299 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing sebagai bagian dari tahap istitoah menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 2026. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh calon jemaah dalam kondisi sehat, layak, dan siap secara fisik untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Pantauan di Puskesmas Mejayan menunjukkan pemeriksaan berlangsung tertib dan menyeluruh. Sebanyak 19 calon jemaah haji diperiksa oleh tim medis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta tes psikologis berupa wawancara terkait kemampuan aktivitas harian dan riwayat penyakit. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting untuk menilai kesiapan jemaah sebelum ditetapkan sebagai peserta haji yang lolos tahap istitoah.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, mengatakan dari total 299 jemaah utama dan 80 jemaah cadangan, sekitar 214 jemaah atau 60 persen sudah menjalani pemeriksaan kesehatan di wilayah puskesmas masing-masing. Pihaknya memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan krusial dalam persiapan haji. Tahun 2026 mendatang, Provinsi Jawa Timur mendapatkan kuota 42.409 jemaah haji, termasuk di dalamnya calon jemaah asal Kabupaten Madiun yang kini tengah menyelesaikan tahapan akhir menuju keberangkatan ke Tanah Suci.

