KABUPATEN MADIUN – Terletak di Dusun Pelempayung, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Museum Purabaya menjadi saksi perjalanan panjang sejarah Kabupaten Madiun. Museum ini didirikan oleh Bernadi Sabit Dangin pada tahun 2018 sebagai bentuk kecintaannya terhadap sejarah dan budaya lokal.
Nama Purabaya diambil dari sebutan lama wilayah Madiun sebelum ditaklukkan oleh Kerajaan Mataram. Gagasan pendirian museum ini berawal pada tahun 2014, ketika Bernadi—yang akrab disapa Mas Bee—sering melakukan penelusuran ke berbagai situs bersejarah di wilayah Madiun Raya. Dari perjalanan itu, ia menemukan sejumlah artefak dan benda peninggalan bersejarah yang akhirnya mendorongnya untuk mendirikan ruang edukasi dan pelestarian budaya.
Mengusung konsep tradisional dengan nuansa masa lalu, Museum Purabaya menampilkan berbagai koleksi menarik, mulai dari fosil-fosil purba hingga peninggalan masa kerajaan. Koleksi museum ini disusun berdasarkan periodisasi sejarah di wilayah Madiun, mulai masa prasejarah, paleolitikum, mesolitikum, hingga masa reformasi.
Meski telah berdiri hampir satu dekade, Museum Purabaya masih menghadapi tantangan administratif. Bernadi mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan izin pendirian sejak tujuh tahun lalu, namun belum mendapat tindak lanjut dari dinas terkait. Ia berharap keberadaan museum ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan warisan budaya Madiun.

