Pecel Daun Jati Mbah Kus, Kuliner Legendaris Kawedanan Bertahan Sejak 1975

MAGETAN – memiliki beragam kuliner tradisional yang masih bertahan hingga kini. Salah satunya adalah Pecel Daun Jati Mbah Kus yang berada di Kecamatan Kawedanan. Kuliner legendaris ini telah ada sejak tahun 1975 dan tetap eksis hingga lintas generasi.

Pecel Daun Jati Mbah Kus dirintis sejak puluhan tahun lalu dan menjadi langganan warga sekitar. Sejak tahun 2015, usaha kuliner ini dilanjutkan oleh anak Mbah Kus, yakni Muryati. Meski pengelola telah berganti, cita rasa pecel tetap dipertahankan seperti saat pertama kali dirintis.

Keunikan utama pecel ini terletak pada penggunaan daun jati sebagai pembungkus. Selain memberikan aroma khas, daun jati juga menjadi identitas tradisional yang membedakan Pecel Mbah Kus dengan pecel lainnya. Ciri khas inilah yang membuat kuliner ini tetap diingat dan dicari para pelanggan.

Dalam satu porsi pecel, pembeli dapat menikmati beragam lauk tradisional, mulai dari pelas, botok, rempeyek, hingga aneka gorengan. Perpaduan bumbu pecel yang gurih dengan sayuran segar menciptakan cita rasa khas yang sulit tergantikan.

Menariknya, meski telah melegenda, harga Pecel Daun Jati Mbah Kus tetap terjangkau. Untuk seporsi nasi pecel tanpa lauk, pembeli cukup membayar sekitar lima ribu rupiah. Sementara untuk porsi lengkap dengan aneka lauk, harganya berkisar sepuluh ribu rupiah.

Tak heran jika hingga kini Pecel Daun Jati Mbah Kus masih setia mempertahankan pelanggan lama sekaligus menarik minat pembeli baru dari berbagai kalangan. Kehadiran kuliner legendaris ini tak hanya menjadi pilihan sarapan favorit warga Kawedanan, tetapi juga menjadi bagian dari warisan kuliner tradisional Magetan yang patut terus dilestarikan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *