Pekerja Bakal Ditambah Hingga 800 Orang, Proyek Sekolah Rakyat Dikebut

KABUPATEN MADIUN – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun terus dipacu meski terkendala cuaca hujan saat proses pengurukan lahan. Saat ini, pekerjaan dilakukan dengan melibatkan sekitar 150 pekerja per hari. Untuk mengejar target penyelesaian, jumlah tenaga kerja bakal ditambah hingga 700 sampai 800 orang.

Proyek yang digarap di lokasi tersebut menunjukkan progres signifikan. Untuk pekerjaan pematangan lahan, panjang area yang telah dikerjakan mencapai 45 persen. Sementara progres timbunan lahan sudah menyentuh 75 persen. Secara keseluruhan, progres pembangunan hingga saat ini berada di kisaran 9 persen.

Pekerjaan terbesar saat ini berada pada pembangunan gedung serbaguna. Tim kontraktor tengah melakukan pekerjaan pile cap dan pengecoran, termasuk pada gedung SMA yang juga telah memasuki tahap pile cap. Pada tahap lanjutan, pembangunan difokuskan pada gedung utama, yakni SD, SMP, dan SMA.

Sesuai instruksi pemerintah pusat, bangunan untuk kegiatan belajar mengajar ditargetkan selesai pada 20 Juni mendatang. Meski secara kontrak proyek berakhir pada Agustus, percepatan dilakukan agar tiga bangunan utama dapat segera difungsikan, lengkap dengan asrama dan bangunan pendukung. Kendala utama yang dihadapi saat ini adalah faktor cuaca, khususnya hujan saat proses pengurukan. Untuk mengejar target, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian struktur hingga April, kemudian dilanjutkan tahap arsitektur dan finishing. Penambahan tenaga kerja dengan sistem kerja siang dan malam juga akan dilakukan guna memastikan proyek berjalan sesuai jadwal.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *