Pembangunan Kali Gempol, Warga Madiun Harap Penyesuaian Ulang Sesuai Kondisi Lapangan

KOTA MADIUN – Sejumlah warga Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, mengeluhkan proyek peningkatan saluran Kali Gempol. Warga menilai ketinggian jalan dan jembatan yang dibangun terlalu tinggi dari permukaan rumah di sekitarnya. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu akses warga dan memicu genangan air ketika hujan deras.

Keluhan tersebut disampaikan warga secara langsung ke Kantor Kelurahan Nambangan Lor pada Selasa (4/11/2025). Mereka berharap agar proyek pembangunan dapat disesuaikan kembali dengan kondisi lapangan agar tidak merugikan masyarakat sekitar.

Lurah Nambangan Lor, Rizal Budi, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari warga dan langsung meninjau lokasi bersama perangkat kelurahan. Ia memastikan akan menampung aspirasi warga dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar ada kejelasan dan langkah penyesuaian yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Rizal.

Sementara itu, perwakilan warga RW 2, Budi Rismanto, mengungkapkan sejak awal pengerjaan warga sudah mempertanyakan titik nol atau dasar ketinggian jembatan. Dalam rapat sebelumnya disebutkan tinggi jembatan sekitar satu meter dari rel, namun saat ini ketinggiannya mencapai dua meter.

Hal senada disampaikan Yuliana, warga RT 4 RW 2. Ia menegaskan bahwa warga tidak menolak pembangunan, asalkan pelaksanaannya sesuai dengan kesepakatan awal dan memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Warga berharap Dinas terkait segera melakukan kajian ulang terhadap proyek tersebut, terutama mengenai ketinggian jalan dan jembatan, agar tidak menimbulkan risiko genangan air serta tetap menjaga kenyamanan warga di sekitar lokasi pembangunan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *