NGAWI – Tiga pelajar sekolah menengah pertama diamankan Tim Tiger Satuan Reserse Kriminal Polres Ngawi setelah diduga terlibat aksi pembobolan sebuah sekolah dasar di Kabupaten Ngawi. Dari tangan para pelaku, polisi menyita satu unit laptop dan dua unit chromebook yang diduga merupakan hasil kejahatan.
Peristiwa pencurian terjadi di SD Negeri 2 Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Saat kejadian, ruang guru sekolah tersebut ditemukan dalam kondisi berantakan. Sejumlah barang berserakan, termasuk bekas tinta printer yang tampak tercecer di dalam ruangan. Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengamankan tiga pelajar berinisial RR dan AA yang masing-masing berusia 15 tahun, serta BI berusia 14 tahun. Ketiganya merupakan warga Kwadungan Lor, Kecamatan Padas, Ngawi. Para pelaku ditangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan.
Menurut Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Ngawi, IPDA Sunarto, para pelaku melakukan aksinya dengan cara menjebol jendela ruang guru sebelum mengambil sejumlah perangkat elektronik. Karena masih di bawah umur, penanganan kasus ini dilakukan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Ngawi.
Saat ini, kasus pembobolan sekolah tersebut masih terus didalami oleh penyidik guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan yang terlibat. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak keluarga dan sekolah untuk proses pembinaan terhadap ketiga pelajar tersebut.

