Ngawi – Hujan gerimis disertai angin kencang menyebabkan puluhan rumah warga rusak setelah diterjang angin puting beliung di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Senin (2/3/2026) petang. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 45 rumah di dua RT mengalami kerusakan, mayoritas pada bagian atap.
Salah satu perangkat desa setempat, Hari Mahmudi, menjelaskan bahwa sebelum terjadi puting beliung, sejumlah warga sempat melihat pusaran angin di langit yang dikenal dengan sebutan “cleret tahun”. Tak lama kemudian, angin kencang datang dan menghantam permukiman warga.
“Angin datang tiba-tiba, awalnya terlihat pusaran di langit. Begitu mendekat, atap rumah langsung beterbangan. Warga langsung keluar rumah menyelamatkan diri,” ujar Hari Mahmudi.
Selain merusak atap rumah, sejumlah pohon tumbang dan menimpa kandang ternak milik warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun beberapa warga harus mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat karena tempat tinggal mereka rusak cukup parah.
Hingga saat ini, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi bersama anggota TNI dan Polri masih melakukan pendataan dan inventarisasi dampak kerusakan akibat bencana tersebut. Petugas juga membantu warga membersihkan puing-puing serta memperbaiki bagian rumah yang rusak ringan.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Ngawi dan sekitarnya, mengingat perubahan angin dan curah hujan tinggi masih berpotensi memicu terjadinya angin puting beliung di beberapa daerah.

