Ramadan, Stok Darah PMI Ngawi Aman, Upaya Menjaring Pendonor Dilakukan Malam Hari

NGAWI – Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Ngawi dipastikan masih dalam kondisi aman selama bulan Ramadan. Meski demikian, upaya menjaring pendonor tetap dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok darah, salah satunya dengan metode jemput bola pada malam hari.

Berdasarkan data UDD PMI Ngawi, saat ini terdapat total 349 kantong darah yang tersedia. Jumlah tersebut terdiri dari golongan darah A sebanyak 101 kantong, B sebanyak 151 kantong, O sebanyak 79 kantong, serta AB sebanyak 18 kantong.

Penanggung jawab teknis UDD PMI Ngawi, Dara Maherda Arda, menjelaskan bahwa stok darah tersebut digunakan untuk melayani permintaan dari dua rumah sakit di wilayah Ngawi, yakni RS At-Tin dan RS Widodo. Selain itu, pihaknya juga membuka kemungkinan membantu kebutuhan darah bagi rumah sakit lain, menyesuaikan dengan ketersediaan stok yang ada.

Ia menyebutkan, permintaan darah di UDD PMI Ngawi tergolong cukup tinggi setiap harinya, yakni berkisar antara 20 hingga 30 kantong dari berbagai golongan darah. Meski stok secara umum masih aman, permintaan untuk golongan darah O dan AB cenderung meningkat sehingga ketersediaannya perlu terus dijaga.

Selama bulan Ramadan, UDD PMI Ngawi terus melakukan berbagai upaya untuk menarik minat masyarakat agar tetap mendonorkan darah. Salah satunya dengan mengoperasikan mobil unit donor keliling yang ditempatkan di sejumlah pusat keramaian pada malam hari, khususnya setelah pelaksanaan salat tarawih.

Selain itu, petugas juga mendatangi kelompok-kelompok pendonor untuk memudahkan masyarakat yang ingin melakukan donor darah. Untuk meningkatkan partisipasi warga, PMI Ngawi juga memberikan suvenir dan bingkisan kepada para pendonor yang bersedia menyumbangkan darahnya selama Ramadan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *