Ratusan Petugas dan Relawan Disiagakan Antisipasi Bencana Alam di Ngawi

NGAWI – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Ngawi mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan longsor. Ratusan petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, serta relawan disiagakan untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi yang rawan terjadi di sejumlah wilayah.

Berbagai sarana dan prasarana pendukung juga telah dipersiapkan, mulai dari perahu karet, jaket pelampung, hingga gergaji mesin. Semua peralatan tersebut akan digunakan untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan bila terjadi bencana.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, mengatakan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dan penanganan cepat ketika bencana terjadi. Selain petugas gabungan, para relawan dari Desa Tanggap Bencana (Destana) juga disiagakan di masing-masing wilayah.

“Untuk potensi longsor, ada empat kecamatan yang perlu diwaspadai yakni Kecamatan Sine, Ngrambe, Jogorogo, dan Kendal. Sementara untuk potensi banjir, terdapat lima kecamatan rawan yaitu Kwadungan, Padas, Pangkur, Geneng, dan Ngawi,” jelas Bupati Ony.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi ini akan dilakukan hingga enam bulan ke depan, atau sampai berakhirnya musim penghujan nanti. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *