Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, memberi sinyal akan melakukan perombakan jabatan eselon II dalam waktu dekat. Menurutnya, hanya aparatur yang bekerja keras, disiplin, jujur, dan benar-benar siap melayani masyarakat yang akan dipertahankan.
Enam bulan setelah dilantik, Maidi kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan mutasi pejabat tanpa harus menunggu persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Kementerian Dalam Negeri. Rencana reshuffle ini disebutnya sebagai langkah percepatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
“Daftar nama pejabat sudah kami siapkan, meski jumlahnya belum bisa saya sampaikan. Yang jelas, proses perombakan akan dilakukan dalam waktu dekat,” ujarnya.
Maidi menegaskan ada tiga kriteria utama yang menjadi patokan dalam mempertahankan pejabat, yakni bekerja keras tanpa harus disuruh, disiplin tanpa diawasi, serta jujur dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, reshuffle ini penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih baik. “Aparatur pemerintah harus hadir sebagai pelayan, bukan justru ingin dilayani,” tegas Maidi.

