Magetan – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang telah berjalan hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan secara merata. Sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan hingga akhir Januari 2026 tercatat belum menerima distribusi MBG.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya tiga sekolah di Desa Tapen, yakni TK Tapen, SD Negeri Tapen 1, dan SD Negeri Tapen 2, belum pernah menerima program MBG sejak diluncurkan. Kondisi ini juga dialami oleh beberapa sekolah lain di wilayah tersebut.
Ketidakmerataan distribusi MBG memunculkan keluhan dari para wali murid. Mereka mempertanyakan pelaksanaan program, mengingat sejumlah sekolah di desa sekitar justru telah menerima MBG secara rutin dan menyeluruh.
Pihak sekolah pun membenarkan kondisi tersebut. Seorang guru di SD Negeri Tapen menyampaikan bahwa sejak program MBG dimulai, sekolahnya belum pernah mendapatkan pendistribusian makanan bergizi gratis bagi para siswa.
Data menunjukkan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Lembeyan Kulon sebagai unit layanan terdekat telah melayani 36 sekolah dari jenjang TK hingga SMA dan SMK. Jumlah penerima manfaat yang dilayani mencapai lebih dari tiga ribu siswa serta ratusan tenaga pendidik.
Cakupan layanan MBG di wilayah Lembeyan mengalami penyesuaian sejak beroperasinya SPPG Pupus pada awal pekan ini. Namun, penyesuaian tersebut belum menjelaskan secara pasti alasan sejumlah sekolah di Desa Tapen masih belum tersentuh program MBG.
Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Magetan yang juga Sekretaris Daerah, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa belum meratanya layanan MBG dipengaruhi oleh jumlah SPPG yang belum sepenuhnya beroperasi. Dari rencana 50 unit SPPG di Magetan, saat ini baru 42 unit yang aktif melayani.
Secara keseluruhan, total penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Magetan saat ini mencapai sekitar 187 ribu orang. Namun, distribusi ke sejumlah sekolah masih menunggu kesiapan masing-masing SPPG sesuai kapasitas yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan akan terus mendorong percepatan operasional seluruh SPPG agar distribusi MBG dapat dirasakan secara merata oleh seluruh siswa di wilayah Magetan.

