MAGETAN – Kabupaten Magetan akan segera memiliki Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai dibangun pada akhir tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan dan kurang mampu.
Proses pendirian Sekolah Rakyat di Magetan telah melalui tahapan panjang, mulai dari pengusulan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan hingga survei kelayakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Berdasarkan hasil survei terbaru, lahan yang disiapkan oleh Pemkab Magetan dinyatakan memenuhi syarat minimal untuk pembangunan sekolah tersebut.
Luas lahan yang tersedia mencapai enam hingga tujuh hektare, sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat. Lokasi pembangunan direncanakan berada di Desa Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, dan telah dinyatakan layak menjadi pusat pendidikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan.
Hingga saat ini, Dinas Sosial Kabupaten Magetan masih berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait proses pelepasan sekitar seratus bidang tanah yang berstatus lahan sawah dilindungi (LSD).
Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi dan teknis sebenarnya telah terpenuhi. Namun, proses pembangunan masih menunggu turunnya surat rekomendasi resmi dari Kementerian ATR/BPN.
“Dari sisi administrasi dan kesiapan teknis sudah lengkap. Kami tinggal menunggu rekomendasi dari ATR/BPN agar proses pembangunan bisa segera dimulai,” ujarnya.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan nantinya akan menyediakan jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Dalam satu angkatan, sekolah ini diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 1.000 siswa dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah Kabupaten Magetan optimistis pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi dan mulai beroperasi sesuai target pada akhir tahun 2026. Diharapkan, keberadaan sekolah ini menjadi solusi pemerataan akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Magetan.

