Sempat Kritis 4 Hari, Korban Ledakan Petasan Ponorogo Meninggal Dunia

PONOROGO – Korban ledakan petasan di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo kembali bertambah. Salah satu korban, AF (20), yang mengalami luka bakar serius akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit.

AF sebelumnya mengalami luka bakar hingga 36 persen serta luka parah di bagian leher yang menyebabkan gangguan pernapasan. Kondisi tersebut membuat korban harus dirawat secara intensif di ruang ICU dengan bantuan alat pernapasan.

Humas RSUD dr Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan korban telah mendapatkan penanganan maksimal dari tim dokter. Namun, kondisi luka yang cukup parah membuat nyawa korban tidak dapat diselamatkan. AF dinyatakan meninggal dunia pada Kamis pagi sekitar pukul 05.40 WIB.

Sementara itu, Kepala Desa Morosari, Samsi, yang mendampingi proses di kamar jenazah RSUD dr Harjono Ponorogo mengatakan korban selama ini tinggal bersama ayah sambungnya. Ibunya diketahui telah bekerja di luar negeri sejak belasan tahun lalu.

Usai menjalani proses visum oleh tim Inafis Polres Ponorogo, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan di pemakaman desa.

Sebelumnya, warga Desa Plosojenar digegerkan dengan dentuman keras yang diduga berasal dari bubuk petasan yang tengah dirakit oleh dua orang pemuda. Dalam peristiwa tersebut, seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *