KABUPATEN MADIUN – Serangan hewan liar di wilayah Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, terus meluas dan menimbulkan keresahan warga. Terbaru, satu ekor kambing kembali ditemukan dalam kondisi terluka parah yang diduga akibat serangan hewan liar.
Menindaklanjuti laporan warga, pihak Kecamatan Dagangan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah kandang kambing di wilayah terdampak. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan jejak kaki hewan yang diduga anjing liar di sekitar kandang yang menjadi lokasi serangan.
Kasus serupa juga ditemukan di Dusun Nganggrik dan Dusun Ngranget, Kecamatan Dagangan. Sebanyak sekitar 13 ekor kambing milik Parminto, warga setempat, menjadi korban serangan. Salah satu kambing indukan diketahui masih hidup, namun mengalami luka cukup parah pada bagian perut belakang dan kepala.
Menurut keterangan pemilik, serangan diduga dilakukan oleh anjing liar yang masuk dari luar pagar kandang. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi pagar bambu yang rusak serta ditemukannya bekas darah di sekitar area kandang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah kambing yang diduga menjadi korban serangan hewan liar tersebar di sejumlah wilayah. Di antaranya Desa Segulung satu ekor kambing, Desa Padas tiga ekor kambing, Dusun Pucangsawit dua ekor kambing dengan rincian satu luka dan satu hilang, Desa Pulerejo dua ekor kambing mati, Desa Nduren dua ekor kambing mati, Desa Tegir dua ekor kambing mati, serta Dusun Sekendang dan Dusun Ngranget masing-masing dua ekor kambing mati.
Pihak Kecamatan Dagangan mengimbau warga untuk meningkatkan keamanan kandang ternak, di antaranya dengan memperkuat pagar dan menutup celah kandang yang memungkinkan hewan liar masuk. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan untuk memantau keberadaan hewan liar serta mencegah terjadinya serangan susulan.

