Sering Picu Kecelakaan, Warga Tanami Jalan Rusak Dengan Pohon Pisang

KABUPATEN MADIUN – Aksi protes dilakukan warga Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun dengan menanam pohon pisang di tengah Jalan Raya Balerejo–Muneng. Langkah ini dilakukan karena kondisi jalan berlubang yang kerap memicu kecelakaan dan belum mendapatkan perbaikan menyeluruh.

Aksi penanaman pohon pisang tersebut terjadi pada Jumat malam. Dalam video amatir yang beredar, terlihat enam pohon pisang berdiri di tengah ruas jalan alternatif yang menghubungkan Balerejo dan Muneng. Sejumlah pengguna jalan yang melintas turut mengabadikan momen tersebut. Warga menyebut jalan itu sering menjadi lokasi kecelakaan, baik bagi warga setempat maupun pengendara dari luar daerah.

Perangkat Desa Pacinan, Rachmatus Sya’diah, menyampaikan melalui pesan WhatsApp bahwa pemerintah desa telah melaporkan kondisi jalan rusak kepada Bupati Madiun pada 4 November dan kembali pada pertengahan Desember tahun lalu. Setelah laporan ulang disampaikan, Dinas Pekerjaan Umum sempat melakukan penambalan. Namun, hasil perbaikan dinilai belum optimal dan tidak bertahan lama.

Dokumentasi aksi penanaman pohon pisang juga telah dikirimkan kepada petugas Dinas Pekerjaan Umum sebagai bentuk laporan sekaligus desakan agar dilakukan perbaikan menyeluruh. Menanggapi hal tersebut, pihak dinas menyatakan ruas Jalan Pacinan–Balerejo telah masuk dalam perencanaan peningkatan jalan tahun ini dan masih menunggu ketersediaan material cor beton.

Warga berharap perbaikan segera direalisasikan. Pasalnya, sebagian ruas di sisi selatan telah dilakukan pengecoran, sementara sekitar 500 meter di Desa Pacinan masih belum tersentuh perbaikan. Warga juga berharap sebelum Lebaran, jalan alternatif menuju wilayah utara Kabupaten Madiun selain melalui Caruban tersebut sudah dalam kondisi layak dan aman dilalui.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *