Suro dan Suran Agung 2025, Perguruan Silat Kompak Imbau Anggota Taat Maklumat dan Jaga Ketertiban

KOTA MADIUN – Menjelang tradisi Suro dan Suran Agung 2025, jajaran kepolisian bersama para tokoh perguruan silat di wilayah Madiun Raya melakukan koordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi Eksternal Operasi Aman Suro 2025 yang digelar oleh Polres Madiun Kota.

Rakor ini diikuti oleh jajaran kepolisian dari Polres se-Madiun Raya, mulai dari Madiun Kota, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Pacitan hingga Ngawi. Hadir pula Ketua Umum SH Terate, Ketua Umum PSHW-TM, Organisasi Cendekiawan Pangastuti (OCC Pangastuti), dan Ketua IPSI dari wilayah Madiun.

Dalam pertemuan tersebut, aparat dan tokoh perguruan menyepakati Maklumat Aman Suro 2025 yang berisi berbagai ketentuan untuk menjaga ketertiban. Beberapa poin penting dalam maklumat tersebut antara lain:

  • Larangan penggunaan atribut perguruan silat saat keberangkatan menuju lokasi kegiatan,
  • Larangan penggunaan kendaraan roda dua untuk kegiatan pengesahan,
  • Larangan penggunaan sound system di kendaraan konvoi.

Ketua Umum SH Terate, R. Moerdjoko HW, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan panitia dan sistem pengamanan internal. Ia mengimbau seluruh keluarga besar SH Terate untuk menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing.

“Kami siap mendukung Operasi Aman Suro. Kami ingin Suro tahun ini damai dan penuh makna,” tegasnya.

Senada, Ketua Umum PSHW-TM, H.R. Agus Wiyono Santoso, juga menyatakan komitmennya dalam menyosialisasikan maklumat kepada seluruh anggota.

“Kami akan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memastikan pelaksanaan Suro dan Suran Agung berjalan tertib dan aman,” ujarnya.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor dan komitmen dari berbagai pihak, pelaksanaan tradisi Suro dan Suran Agung 2025 diharapkan tidak hanya berlangsung aman, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *