Magetan – Libur panjang Natal dan Tahun Baru yang biasanya menjadi puncak kunjungan wisata justru menunjukkan penurunan jumlah wisatawan di Telaga Sarangan. Meski tetap menjadi destinasi favorit di Kabupaten Magetan, data mencatat jumlah pengunjung tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data Traffic Management Center (TMC) Satlantas Polres Magetan, jumlah wisatawan pada 27 Desember mencapai 11.234 orang, kemudian meningkat menjadi 12.880 pengunjung pada 28 Desember. Namun, pada 29 dan 30 Desember jumlah kunjungan menurun cukup signifikan, masing-masing hanya 4.168 dan 3.758 orang.
Penurunan ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya kondisi cuaca yang kurang bersahabat, waktu libur yang berdekatan dengan persiapan menjelang Lebaran, serta imbauan pemerintah untuk tidak menyalakan kembang api di kawasan wisata. Hal itu dinilai sebagian pengunjung mengurangi daya tarik perayaan malam tahun baru di Telaga Sarangan.
Sejumlah wisatawan juga berharap pengelolaan kawasan wisata bisa lebih ditingkatkan, terutama dalam hal kebersihan lingkungan. Aktivitas wisata naik kuda menjadi sorotan karena kotoran hewan sering kali mengganggu kenyamanan pengunjung. Selain itu, fasilitas umum seperti tempat duduk di sekitar telaga juga dinilai masih perlu ditambah agar wisatawan dapat menikmati suasana dengan lebih nyaman.
Para pengunjung berharap pengelola Telaga Sarangan tidak hanya mengandalkan momen libur panjang, tetapi juga melakukan evaluasi serius terhadap kebersihan, kenyamanan, dan fasilitas. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga Telaga Sarangan tetap menjadi destinasi unggulan Kabupaten Magetan dan menarik lebih banyak wisatawan di masa mendatang.

