UMKM Magetan Go Internasional, Ekspor Perdana Tembus Pasar Maladewa

MAGETAN – Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan kini resmi menembus pasar internasional. Pemerintah Kabupaten Magetan melepas pengiriman ekspor perdana berbagai produk olahan pangan lokal menuju negara Maladewa. Langkah ini menjadi bukti bahwa produk lokal Magetan mampu bersaing di pasar global.

Pelepasan ekspor perdana tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. Momentum ini menjadi langkah awal bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pemasaran serta mengenalkan produk khas Magetan ke pasar internasional.

Dalam pengiriman perdana ini, enam unit usaha mikro terpilih setelah melalui proses kurasi dan seleksi ketat. Produk yang dikirim didominasi berbagai camilan dan olahan pangan khas daerah, di antaranya keripik tempe, keripik singkong, kerupuk sermier, keripik sukun, olahan kering kacang teri, hingga stik sayur dari sejumlah pelaku UMKM lokal.

Bupati Magetan menyampaikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang berhasil menembus pasar luar negeri. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas dan standar produk agar kegiatan ekspor dapat berjalan secara berkelanjutan dan terus berkembang.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga berkomitmen memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM, terutama dalam proses perizinan dan sertifikasi produk. Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, pemerintah akan membantu pemenuhan berbagai standar seperti izin edar, sertifikasi halal, hingga standar keamanan pangan internasional.

Dukungan juga datang dari Export Center Surabaya yang siap mendorong UMKM daerah agar naik kelas dan mampu menembus pasar global. Lembaga tersebut menyatakan akan terus memberikan pendampingan bagi UMKM yang telah melakukan ekspor, sekaligus membantu memperluas promosi produk ke berbagai negara mitra.

Saat ini, Export Center Surabaya telah menjalin kerja sama perdagangan dengan 33 negara. Dengan peluang tersebut, produk UMKM dari berbagai daerah, termasuk Magetan, memiliki kesempatan besar untuk dipasarkan di pasar internasional.

Dengan potensi tersebut, diharapkan semakin banyak UMKM di Magetan yang terdorong meningkatkan kualitas produk dan berani menembus pasar ekspor. Terlebih, Maladewa yang menjadi tujuan ekspor perdana merupakan salah satu destinasi wisata dunia, sehingga produk UMKM Magetan berpeluang dikenal wisatawan dari berbagai negara.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *