MAGETAN – Menikmati buah kelengkeng kini bisa dilakukan langsung dari kebunnya. Di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pemerintah desa membuka wisata agro petik kelengkeng yang langsung menarik minat masyarakat dari berbagai daerah.
Kebun kelengkeng seluas sekitar lima ribu meter persegi ini ditanami ratusan pohon kelengkeng jenis New Kristal sejak tahun 2021. Pada masa panen kedua yang sekaligus menjadi pembukaan perdana untuk umum, sebanyak sepuluh pohon dinyatakan siap panen dan langsung diserbu puluhan pengunjung yang datang bersama keluarga.
Salah satu pengunjung asal Kabupaten Madiun, Ari, mengaku sengaja datang untuk merasakan pengalaman berbeda. Menurutnya, memetik buah kelengkeng langsung dari pohon memberikan kepuasan tersendiri karena buah dapat dinikmati dalam kondisi segar.
Kepala Desa Madigondo, Sulistiono, menjelaskan kebun kelengkeng ini dikelola oleh pemerintah desa sebagai upaya pengembangan potensi desa. Setiap pohon mampu menghasilkan 30 hingga 40 kilogram kelengkeng dalam sekali panen. Meski baru dibuka, hasil panen dari sepuluh pohon tersebut habis dalam waktu kurang dari tiga jam.
Selain wisata, pengelola juga memberikan edukasi singkat tentang cara memetik buah yang benar dengan pendampingan tenaga ahli. Dalam satu hari, sekitar 200 kilogram kelengkeng berhasil dibawa pulang pengunjung. Pemerintah kecamatan berharap wisata petik kelengkeng ini dapat menjadi alternatif wisata keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa di Kabupaten Magetan.

