MAGETAN – Wisata edukasi di bidang pertanian terus berkembang di Kabupaten Magetan. Salah satu yang menarik perhatian masyarakat adalah wisata petik melon di area greenhouse milik BUMDes Jambangan, Kecamatan Kawedanan. Dengan sistem penanaman hidroponik NFT (Nutrient Film Technique), tempat ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung untuk memetik langsung buah melon segar dari tanamannya.
Di dalam greenhouse, deretan tanaman melon varietas Sweet Hamee tampak tumbuh subur dengan sistem hidroponik yang mengalirkan larutan nutrisi secara terus-menerus. Varietas melon ini dipilih karena tahan terhadap penyakit, minim penggunaan pestisida, serta memiliki cita rasa manis dan tekstur renyah. Pengelola, Agus Supriyanto, menyebutkan harga jual melon di lokasi ini mencapai sekitar Rp25 ribu per kilogram.
Selain menjadi lahan produksi, kebun melon ini juga dikembangkan sebagai wisata edukatif. Pengunjung dapat melihat secara langsung proses penanaman, perawatan, hingga panen buah melon hidroponik, kemudian memetik sendiri buah yang siap konsumsi. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran mengenai penerapan teknologi pertanian modern di tingkat desa.
Wisata petik melon di greenhouse Desa Jambangan tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga pengunjung dari daerah lain seperti Madiun dan Ponorogo. Inovasi ini menjadi bukti bahwa teknologi pertanian modern dapat dikembangkan secara kreatif menjadi daya tarik wisata yang edukatif, produktif, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa.

