Ngawi – Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Salah satunya dengan menggelar tradisi cukur atau potong rambut massal yang masih dilestarikan secara turun-temurun sebagai bentuk membersihkan diri.
Sejumlah warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, berkumpul di halaman masjid setempat untuk mengikuti kegiatan potong rambut massal. Tradisi ini rutin digelar setiap menjelang Ramadhan dan menjadi bagian dari budaya lokal yang terus dijaga oleh masyarakat.
Kegiatan yang diikuti mulai anak-anak hingga orang dewasa ini dimaknai sebagai simbol penyucian diri serta ungkapan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan bulan suci. Warga tampak antusias mengikuti tradisi tersebut. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga digelar secara gratis tanpa dipungut biaya.
Sejumlah anak mengaku senang dengan adanya cukur massal tersebut. Selain tidak perlu mengeluarkan biaya, mereka juga dapat berkumpul dan berinteraksi bersama teman-teman sebaya.
Menurut tokoh masyarakat setempat, tradisi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga bentuk pelestarian nilai-nilai kebersamaan dan persiapan spiritual menyambut Ramadhan. Selain potong rambut, warga juga melakukan kegiatan bersih-bersih area masjid agar lingkungan tetap nyaman untuk beribadah selama bulan suci.

