NGAWI – Seorang petani di Ngawi ditemukan tewas di dalam sumur sawah setelah sebelumnya tidak kunjung pulang sejak pagi hari. Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar tiga meter.
Peristiwa ini terjadi di Desa Tempuran, Kecamatan Paron. Korban diketahui bernama Muchlas (68), warga setempat. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup di dasar sumur yang diduga mengandung gas beracun.
Salah satu warga, Kamiran, mengatakan korban pamit pergi ke sawah sejak pagi dengan membawa tangki semprot pestisida. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang.
Keluarga yang curiga kemudian melakukan pencarian ke area sawah dan menemukan tangki semprot milik korban berada di dekat sumur. Saat dilakukan pengecekan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sumur.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Karena diduga terdapat gas beracun, petugas meminta bantuan tim SAR untuk melakukan evakuasi dengan peralatan khusus.
Anggota tim SAR Sikatan, Broto Sanjoyo, menjelaskan proses evakuasi dilakukan dengan langkah pengamanan untuk mengantisipasi gas berbahaya di dalam sumur.
Setelah melalui proses selama kurang lebih dua jam, jasad korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum luar guna memastikan penyebab pasti kematian.
Sementara itu, dugaan awal korban terpeleset dan terjatuh ke dalam sumur. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit menahun.

