Kab Madiun – Edukasi proteksi kebakaran digelar di SPPG Krajan Mejayan dan SPPG Simo Balerejo sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi potensi kebakaran. Kegiatan ini diikuti sekitar 130 peserta dari kedua SPPG serta karyawan Cafe Banyu Oerip.
Kegiatan diawali dengan senam bersama sebagai upaya menjaga kebugaran fisik, meningkatkan konsentrasi, serta memperkuat kekompakan sebelum memasuki sesi materi dan simulasi. Edukasi ini menjadi yang pertama digelar di lingkungan SPPG dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta keterampilan petugas dalam menghadapi kondisi darurat.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai jenis dan fungsi alat pemadam api ringan atau APAR, teknik pengoperasian yang benar, hingga langkah cepat menangani kebocoran gas. Materi juga mencakup prosedur pemadaman api saat terjadi kebocoran gas di area dapur dan ruang produksi, mengingat aktivitas harian petugas yang berkaitan langsung dengan penggunaan api.
Simulasi praktik dilakukan dengan memadamkan api menggunakan APAR di bawah pendampingan petugas pemadam kebakaran. Seluruh peserta mencoba secara bergantian untuk melatih ketepatan dan ketangkasan. Di akhir kegiatan, peserta mengikuti simulasi terpadu yang dibagi menjadi tim evakuasi, tim keamanan, dan tim manajemen.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun berharap melalui kegiatan ini, petugas mampu melakukan penyelamatan awal secara cepat dan tepat serta segera menghubungi tim pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya. Sementara itu, pengelola SPPG menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional keselamatan kerja, pengecekan rutin instalasi gas, serta tetap tenang dalam menghadapi situasi darurat.
Selain edukasi kebakaran, SPPG Krajan Mejayan dan SPPG Simo Balerejo juga telah memiliki berbagai sertifikasi, mulai dari sertifikat kompetensi juru masak, sertifikat halal, hingga ISO sebagai standar manajemen mutu. Hal ini menjadi komitmen dalam menjaga kualitas, keamanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

