Dari Ramai Jadi Sepi, PMK Tekan Aktivitas Pasar Hewan Magetan

MAGETAN – Meningkatnya penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di sejumlah daerah mulai berdampak pada aktivitas perdagangan ternak di Kabupaten Magetan. Sejumlah pasar hewan terlihat lengang, terutama Pasar Hewan Plaosan yang biasanya menjadi salah satu pasar terbesar dan terpadat di wilayah tersebut.

Suasana Pasar Hewan Plaosan yang sebelumnya ramai oleh transaksi jual beli ternak kini tampak menurun. Peningkatan kasus PMK membuat peternak dan pedagang lebih berhati-hati, bahkan sebagian memilih menunda transaksi demi mencegah penularan pada ternak mereka.

Wilayah Plaosan dan Poncol dikenal sebagai sentra peternakan dan penggemukan sapi terbesar di Jawa Timur. Banyaknya populasi ternak serta aktivitas distribusi sapi menjadikan kewaspadaan terhadap virus PMK harus ditingkatkan agar penyebaran dapat ditekan.

Kondisi ini mendapat perhatian dari DPRD Magetan yang menuntut kewaspadaan menyeluruh bagi para peternak. Dewan menilai langkah terstruktur perlu dilakukan, mulai dari pembinaan hingga edukasi terkait pencegahan dan penanganan PMK. Peran penyuluh peternakan dinilai sangat penting dalam memberikan sosialisasi langsung kepada peternak mengenai gejala, pencegahan, serta penanganan awal penyakit.

Ketua DPRD Magetan, Suratno, menegaskan perlunya koordinasi lintas sektor agar wabah PMK tidak meluas. Selain itu, DPRD juga menyoroti kondisi pasar hewan yang dinilai masih memprihatinkan dan membutuhkan penataan lebih baik.

Pihak desa diminta terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten terkait pembangunan dan penataan pasar agar lebih layak. Mengingat sebagian lahan pasar hewan merupakan milik desa, sinergi antara pemerintah desa dan Pemkab menjadi kunci agar pasar dapat tertata dan aktivitas kembali normal.

Berbagai pihak berharap, dengan langkah antisipasi dan koordinasi yang kuat, penyebaran PMK dapat dikendalikan. Peternak juga diimbau meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan ternak agar sektor peternakan di Magetan tetap stabil.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *