Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Bupati Targetkan Rampung 20 Juni

KABUPATEN MADIUN – Bupati Madiun meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun. Proyek yang menjadi bagian dari Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 2 tersebut ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026 agar dapat segera beroperasi pada tahun ajaran baru.

Peninjauan dilakukan bersama jajaran organisasi perangkat daerah untuk memastikan proyek strategis nasional itu berjalan sesuai target pemerintah pusat. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan pengerjaan, mengingat sekolah ini diharapkan segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Dalam keterangannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pembangunan harus selesai paling lambat 20 Juni mendatang. Hal ini sesuai arahan pemerintah pusat agar fasilitas pendidikan tersebut dapat digunakan saat tahun ajaran baru dimulai.

Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 2 yang mencakup empat daerah, yakni Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Pacitan. Total nilai kontrak proyek mencapai Rp911,487 miliar dengan penyedia jasa PT Brantas Abipraya (Persero). Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 240 hari kalender, dengan masa kontrak mulai 23 Desember 2025 hingga 19 Agustus 2026.

Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun dibangun di atas lahan sekitar 5 hingga 5,8 hektare dengan konsep berasrama. Fasilitas ini ditargetkan mampu menampung lebih dari 1.000 siswa secara bertahap dari jenjang SD hingga SMA. Pemerintah berharap proyek tersebut rampung tepat waktu sehingga dapat memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *