NGAWI – Sebuah masjid unik berdiri di wilayah Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi. Masjid yang dikenal dengan sebutan Masjid Batu ini memiliki struktur bangunan yang didominasi batu alam berukuran besar serta dihiasi ribuan batu akik yang memancarkan kilau indah.
Masjid bernama Masjid Miftahul Huda Al Hajar ini sekilas tampak seperti bangunan yang belum rampung. Tiang-tiang penyangga dari batu dibiarkan alami tanpa banyak polesan. Namun saat memasuki bagian dalam, jemaah akan merasakan suasana yang sejuk dan tenang. Masjid ini berada di kawasan Pondok Pesantren Miftahul Huda dan sering menjadi tempat ibadah sekaligus tujuan wisata religi.
Pengasuh pondok pesantren, Sofyan Yusuf, menjelaskan masjid tersebut dibangun oleh ayahnya, KH Ali Syamsudin, pada tahun 2009. Struktur utama masjid ditopang oleh 43 tiang batu alam yang didatangkan dari wilayah Pacitan. Masing-masing tiang memiliki berat sekitar lima hingga sepuluh ton.
Keunikan masjid tidak hanya pada tiang batu alamnya. Di dalam bangunan juga terdapat sekitar 15 ribu butir batu akik yang menghiasi interior masjid. Bahkan terdapat satu batu akik raksasa jenis “hati ayam” dengan berat diperkirakan mencapai delapan ton yang ditempatkan di area jemaah perempuan.
Selain itu, bagian interior masjid juga dilengkapi empat tiang kayu jati utuh yang dipahat sederhana dengan panjang mencapai sekitar 15 meter. Bentuknya masih terlihat alami seperti batang pohon aslinya sehingga menambah kesan alami pada bangunan masjid.
Menurut Sofyan Yusuf, perawatan masjid dilakukan secara sederhana, yakni dengan membersihkan dan mengelap bagian bangunan seperti pada umumnya. Saat ini, keberadaan masjid batu tersebut juga menjadi salah satu tujuan wisata religi bagi pengunjung yang ingin melihat keunikan masjid dengan struktur batu alam serta kilauan batu akik tersebut.

