Kota Madiun – Upaya menghadirkan sekolah masa depan yang mandiri dan berkelanjutan terus dilakukan di dunia pendidikan. Di Kota Madiun, SMK Negeri 1 Kota Madiun menghadirkan terobosan melalui program Sekolah Mandiri Energi dan Pangan. Inovasi ini bahkan mendapat apresiasi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aris Agung Paewai saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut.
Dalam kunjungannya, Aris Agung Paewai secara langsung meresmikan program inovasi yang menggabungkan pemanfaatan energi terbarukan, teknologi digital, serta pengelolaan lingkungan sekolah secara produktif. Program ini menjadi bagian dari transformasi sekolah menuju konsep pendidikan yang lebih modern, adaptif, dan ramah lingkungan.
Tidak hanya meresmikan program, Kadisdik Jatim juga meninjau proyek pengembangan Aula Collaborative Learning Center yang ke depan akan diubah menjadi aula modern berbasis energi hijau dan digitalisasi. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih kolaboratif serta efisien dalam penggunaan energi.
Kadisdik Jatim Beri Apresiasi Inovasi Sekolah
Dalam kesempatan tersebut, Aris Agung Paewai memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dikembangkan SMKN 1 Kota Madiun. Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus mendukung program pembangunan berkelanjutan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke area yang akan dikembangkan menjadi Student Hub, yakni pusat inovasi bagi para siswa. Tempat ini diharapkan menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengembangkan literasi, proyek kreativitas, serta semangat kewirausahaan melalui ekosistem belajar yang modern dan inovatif.
Selain itu, berbagai fasilitas pendukung pendidikan juga mendapat perhatian, mulai dari toilet sekolah yang telah ditingkatkan menjadi lebih bersih dan modern, hingga perpustakaan sekolah yang tengah bertransformasi menuju sistem digital melalui pengembangan aplikasi teknologi Living Hub guna mendukung literasi siswa.
SMKN 1 Kota Madiun juga mengembangkan program Meaningful Classroom yang memuat delapan profil lulusan. Salah satunya adalah profil murid yang peduli kesehatan dengan penyediaan kotak P3K di setiap kelas, serta hadirnya Pojok Religius sebagai bagian dari pembentukan karakter dan nilai spiritual siswa.
Kepala SMKN 1 Kota Madiun, Septa Krisdiyanto berharap inovasi yang dihadirkan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur. Selain mampu menekan penggunaan energi listrik, program tersebut juga mendorong pemanfaatan lahan sekolah menjadi lebih produktif sekaligus menjadi sarana pembelajaran nyata bagi para siswa.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *