KOTA MADIUN – Menjelang perayaan Idulfitri, sebuah rumah produksi hampers di Kota Madiun disibukkan dengan pembuatan kemasan unik berbahan karung goni. Bahan yang biasanya digunakan untuk karung beras tersebut kini disulap menjadi hampers Lebaran yang menarik dan bernilai ekonomi.
Di rumah produksi kerajinan Charu Dhatri di Jalan Semangka Nomor 36, Kelurahan Taman, para pekerja terlihat memotong, menjahit, hingga menghias karung goni menjadi kemasan hampers yang estetik. Setelah melalui proses pembersihan, karung goni dikreasikan dengan tambahan kain, pita, dan berbagai aksesori hias sehingga tampil lebih menarik dan elegan.
Hampers tersebut biasanya diisi berbagai produk seperti kue kering, makanan ringan, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kemudian dikirim sebagai hadiah Lebaran. Pemilik usaha, Fatmalia Yulinda, menyebut permintaan hampers berbahan karung goni meningkat tajam sejak awal Ramadan.
Pesanan datang dari berbagai instansi, mulai dari lembaga pemerintahan, perbankan, hingga pelaku usaha. Bahkan, permintaan tidak hanya berasal dari warga Madiun, tetapi juga dari luar kota. Bersama suaminya, Yusuf Ardiatno, Fatmalia mampu memproduksi puluhan hampers setiap hari, dan jumlahnya meningkat menjelang Lebaran.
Harga kemasan hampers berbahan goni dibanderol mulai Rp30 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis bahan, model, dan ukuran. Selain tampil unik, penggunaan karung goni juga dinilai lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi penggunaan plastik.










