PONOROGO – Menjelang perayaan Idulfitri, puluhan anak yatim piatu di Kabupaten Ponorogo diajak berbelanja baju muslim dan pakaian harian. Kegiatan ini digelar oleh para penggiat sosial sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang telah kehilangan orang tua agar tetap dapat merasakan kehangatan suasana Lebaran.
Suasana Pasar Legi Songgolangit pada Sabtu pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Di tengah aktivitas pasar, sekitar 60 anak yatim dari berbagai wilayah di Ponorogo diajak berkeliling untuk memilih sendiri baju muslim yang akan mereka kenakan saat hari raya.
Anak-anak terlihat antusias menelusuri lapak-lapak pedagang untuk mencari pakaian yang paling mereka sukai. Senyum dan keceriaan tampak di wajah mereka saat mencoba baju pilihan masing-masing. Bagi anak-anak tersebut, baju baru saat Lebaran bukan sekadar pakaian, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang agar mereka tetap dapat merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya.
Salah satu peserta kegiatan, Humaira Azizzah, mengaku senang bisa memilih sendiri pakaian yang akan dikenakan saat Lebaran. Kegiatan ini menjadi momen yang dinantikan karena dapat merasakan suasana berbelanja bersama teman-teman.
Koordinator kegiatan dari Yayasan Gerak Bareng, Fendi Sukatmanto, mengatakan program ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa selama bulan Ramadan. Melalui dukungan para donatur, anak-anak diharapkan dapat merasakan kehangatan dan kegembiraan dalam menyambut hari raya.
Selain membeli baju muslim, anak-anak juga diajak memilih pakaian harian sebagai tambahan. Perhatian sederhana ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan serta membuat mereka menyambut Lebaran dengan lebih penuh sukacita.










