NGAWI – Sopir bus yang masuk ke Terminal Kertonegoro menjalani pemeriksaan kesehatan serta tes urine. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi sopir dalam keadaan sehat dan layak mengemudi sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.

Sejumlah sopir dan awak bus yang tiba di terminal langsung diarahkan menuju meja pemeriksaan kesehatan untuk menjalani tes urine. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan sopir sekaligus memastikan mereka tidak berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang maupun alkohol saat bertugas mengemudi.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta tes urine untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba. Penanggung jawab program kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Lilik Utami, menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan para sopir dalam kondisi layak mengemudi sehingga dapat melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Kertonegoro, Ery Sadewo, menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dan kondisi kesehatan para sopir. Pihak terminal juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung aman dan lancar.

Pihak terminal memprediksi peningkatan jumlah penumpang akan mulai terjadi pada 15 Maret untuk gelombang pertama, serta pada 18 hingga 19 Maret untuk gelombang kedua arus mudik Lebaran tahun ini.

Share