PONOROGO – Suasana berbeda terlihat di Ponorogo saat ribuan warga memadati kawasan Jenangan untuk menyaksikan festival balon udara yang digelar untuk pertama kalinya, Minggu (30/3/2026). Selain menjadi hiburan, kegiatan ini diharapkan mampu menekan maraknya penerbangan balon udara ilegal saat Lebaran.

Langit di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, tampak semarak dengan ratusan balon udara beragam bentuk dan motif yang menghiasi udara. Warga yang datang sejak pagi terlihat antusias menyaksikan sekaligus mengabadikan momen tersebut.

Festival balon udara ini digelar oleh Polres Ponorogo bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga. Sebanyak 44 peserta ambil bagian dalam ajang ini, terdiri dari 20 peserta undangan dari Wonosobo dan sisanya berasal dari berbagai wilayah di Ponorogo.

Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Ribuan pengunjung memadati lokasi festival untuk menyaksikan keindahan balon udara yang diterbangkan secara terkontrol dan aman.

Kehadiran festival ini dinilai lebih aman dibandingkan penerbangan balon udara ilegal yang kerap terjadi saat Lebaran. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas dalam membuat balon udara yang menarik dan estetis.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menyebut bahwa adanya festival ini mampu menurunkan kasus balon udara ilegal hingga 80 persen.

Ke depan, festival balon udara ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan. Selain melestarikan tradisi, kegiatan ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata baru serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar menerbangkan balon udara secara aman dan tertib.

Share