MAGETAN – Akses menuju kawasan wisata Telaga Sarangan dan lereng Lawu utara berpotensi semakin terbuka. DPRD Magetan mengusulkan pembukaan rute bus DAMRI yang menghubungkan Bojonegoro, Ngawi, hingga Magetan dan Sarangan.

Ketua DPRD Magetan, Suratno, menyebut usulan tersebut telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Jawa Timur serta kementerian terkait. Rute ini dirancang sebagai pengembangan dari trayek sebelumnya, seperti jalur Ponorogo menuju Sarangan yang pernah beroperasi.

Namun demikian, realisasi pembukaan rute masih menghadapi sejumlah kendala, terutama pada aspek infrastruktur. Beberapa titik jalan dinilai masih sempit, seperti di depan Polsek Kendal, serta adanya kebutuhan perbaikan jembatan agar layak dilintasi armada bus.

Menurut Suratno, kehadiran rute ini tidak hanya menambah pilihan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Distribusi hasil pertanian dari Magetan ke berbagai daerah seperti Bojonegoro, Lamongan, hingga Tuban diharapkan menjadi lebih lancar. Selain itu, rute ini juga diproyeksikan melintasi sekitar sepuluh pasar, sehingga memudahkan petani dan pelaku usaha dalam menyalurkan hasil produksi.

Tak hanya itu, akses menuju kawasan wisata Sarangan dan lereng Lawu utara juga akan semakin terbuka luas. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

DPRD Magetan berharap sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dapat segera mengatasi berbagai kendala yang ada, sehingga rencana pembukaan rute Damri ini bisa segera direalisasikan.

Share