Kota Madiun – Ratusan umat Katolik mengikuti visualisasi Jalan Salib dalam rangka peringatan Paskah di Gereja Mater Dei dengan penuh khidmat, Jumat (3/4/2026). Prosesi ini menjadi momen refleksi mendalam untuk mengenang penderitaan hingga wafatnya Yesus Kristus.
Peringatan Jumat Agung di Gereja Mater Dei berlangsung khusyuk melalui rangkaian visualisasi Jalan Salib yang diperankan oleh Orang Muda Katolik (OMK). Adegan perjalanan sengsara Yesus ditampilkan secara teatrikal, mulai dari memikul salib, mengalami siksaan, hingga peristiwa penyaliban. Seluruh rangkaian disajikan runtut dan menyentuh emosi umat yang hadir.
Suasana haru pun menyelimuti jalannya prosesi, terutama saat adegan Yesus memanggul salib dan menerima perlakuan dari para prajurit. Banyak umat yang larut dalam penghayatan, bahkan menitikkan air mata sebagai bentuk refleksi atas pengorbanan yang ditampilkan.
Romo Diakon Mikhael Varian Toar Derian menyampaikan bahwa Jalan Salib bukan sekadar mengenang penderitaan, melainkan menjadi sarana refleksi iman bagi umat. Hal senada juga disampaikan Antonius Dimas Surya Desba, pemeran Yesus, yang berharap visualisasi ini dapat semakin menguatkan iman umat.
Pastor paroki menegaskan, melalui kegiatan ini umat diajak meneladani kasih dan pengorbanan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Jalan Salib menjadi bagian penting dalam rangkaian Pekan Suci menuju perayaan Paskah.










