MAGETAN – Di tengah ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah serta kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok, sebuah usaha rumahan di Kabupaten Magetan justru mampu bertahan dan terus berkembang. Krupuk upil goreng pasir menjadi produk yang kini banyak diminati karena dinilai lebih hemat dan tetap berkualitas.
Usaha krupuk upil ini berada di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, dan telah berjalan sejak tahun 2022. Di tengah terus meningkatnya harga minyak goreng, pelaku usaha memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai solusi efisiensi biaya produksi.
Metode ini dinilai lebih hemat karena tidak membutuhkan minyak goreng dalam jumlah besar, sekaligus menghasilkan krupuk yang lebih renyah dan tidak berminyak. Pasir yang digunakan pun didatangkan khusus dari wilayah Blitar dengan kualitas tertentu agar aman digunakan dalam proses produksi.
Dalam satu hari, usaha ini mampu memproduksi hingga 2.000 bungkus krupuk upil yang kemudian dipasarkan ke berbagai daerah di wilayah Karesidenan Madiun. Usaha ini juga menjadi penopang ekonomi warga sekitar dengan melibatkan sekitar 15 pekerja, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga.
Rohman, pemilik usaha, menjelaskan bahwa penggunaan pasir menjadi kunci efisiensi di tengah tingginya biaya produksi.
“Sepuluh kilogram pasir bisa digunakan hingga sepuluh hari, sehingga biaya produksi jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan minyak goreng,” ujar Rohman.
Namun demikian, di balik efisiensi tersebut, pelaku usaha masih menghadapi tantangan lain, yaitu kenaikan harga bahan kemasan plastik yang turut memengaruhi biaya produksi secara keseluruhan.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, pelaku usaha melakukan penyesuaian isi dalam setiap kemasan agar harga jual tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk.
Dari usaha ini, omzet yang dihasilkan pun terbilang stabil dan menjanjikan, dengan pendapatan harian yang telah mencapai angka dua digit. Hal ini menjadikan krupuk upil goreng pasir sebagai salah satu contoh usaha lokal yang mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi.
Dengan inovasi sederhana namun efektif, usaha ini diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk tetap produktif di tengah tantangan ekonomi.










