Magetan – Pamelo bukan sekadar buah bagi masyarakat Magetan, tetapi telah menjadi identitas daerah yang terus dijaga keberlanjutannya. Melalui Festival Pamelo, pemerintah daerah berupaya menjaga eksistensi komoditas unggulan ini di tengah persaingan pasar sekaligus memperkuat daya saingnya.

Suasana meriah mewarnai Festival Pamelo yang digelar Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Magetan. Sebanyak 131 peserta dari enam kecamatan ambil bagian dengan menampilkan berbagai varietas unggulan seperti Nambangan, Sri Nyonya, dan Pamelo Magetan.

Dalam festival tersebut, buah dinilai berdasarkan sejumlah kriteria, mulai warna, rasa, jumlah biji, hingga kualitas daging buah.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyebut festival ini menjadi bagian penting menjaga keberadaan pamelo sebagai komoditas khas daerah.

Pamelo bukan hanya produk pertanian, tetapi juga identitas Magetan yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan dipromosikan,” ujar Nanik Sumantri.

Berdasarkan data Dinas TPHP Magetan, komoditas pamelo saat ini tersebar di enam kecamatan dengan jumlah tanaman mencapai 264.330 pohon. Produksi tahunannya tercatat sekitar 170 kuintal.

Kepala Dinas TPHP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan festival ini juga menjadi ruang promosi bagi petani untuk mengenalkan kualitas hasil panen sekaligus mendorong peningkatan nilai jual pamelo.

Festival ini bukan sekadar lomba, tetapi juga upaya pelestarian dan penguatan daya saing pamelo Magetan agar mampu menembus pasar lebih luas,” kata Uswatul Chasanah.

Pemerintah daerah menilai kegiatan ini penting untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat posisi pamelo Magetan sebagai produk unggulan lokal.

Para petani pun menyambut positif festival tersebut karena dinilai membantu memperluas pengenalan pamelo Magetan dan mendorong keberlanjutan sektor pertanian hortikultura.

Dengan potensi besar yang dimiliki, pamelo Magetan diharapkan tidak hanya bertahan sebagai komoditas lokal, tetapi terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sekaligus menjadi simbol kekuatan pertanian khas Magetan.

Share

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.