KOTA MADIUN – Berbagai unsur petugas kebencanaan di Kota Madiun menggelar apel siaga bencana yang dilanjutkan dengan simulasi evakuasi di Rusunawa Hayam Wuruk, Kelurahan Manguharjo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kesiapsiagaan petugas sekaligus edukasi mitigasi bencana bagi masyarakat.

Apel siaga tersebut melibatkan berbagai instansi terkait, dengan menampilkan beragam sarana dan prasarana penanganan darurat. Mulai dari tandu evakuasi, alat pemotong, perahu karet, hingga perlengkapan pertolongan pertama disiagakan untuk memastikan kesiapan saat terjadi bencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi evakuasi serta sosialisasi jalur penyelamatan kepada warga rusunawa. Dalam simulasi tersebut, petugas pemadam kebakaran bersama tim penyelamat memperagakan proses evakuasi korban yang terjebak di lantai empat gedung menggunakan prosedur darurat.

Tim penyelamat menurunkan petugas dari atap gedung menggunakan tali harness dan peralatan khusus dengan teknik vertical rescue. Korban kemudian dievakuasi secara bertahap menggunakan tandu khusus dengan sistem tali hingga berhasil diturunkan dengan aman untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesiapan petugas, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana.

“Simulasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan koordinasi antarpetugas sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang langkah evakuasi mandiri saat terjadi bencana, sehingga kesiapsiagaan dan mitigasi risiko dapat semakin kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarpetugas semakin solid dan masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana di lingkungan tempat tinggalnya.

Share

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.