Angka Stunting 12,3 Persen Di 2023, Pemkot : Seharusnya Hanya 4,5 Persen

Kota Madiun – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Madiun dalam menekan angka stunting. Tahun 2023 lalu angka stunting di Kota Madiun tercatat 12,8 persen. Pemkot mengklaim semestinya angka stunting hanya 4,5 persen.

Hal itu ditegaskan oleh Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto usai penilaian kinerja aksi konvergensi penurunan stunting oleh tim penilai dari Provinsi Jawa Timur. Angka stunting di Kota Madiun cukup rendah yakni 12,8 persen tahun 2023 di bawah prevalensi jawa timur 17,7 persen dan dari nasional di angka 14 persen.

Meski begitu Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengklaim jika angka stunting jauh dibawah 12,8 persen yakni sekitar 4,5 persen.

Angka 12,8 persen tersebut hasil dari metode survei yang dilakukan pusat pada saat Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 lalu yang hanya berdasar sampling. Dari sekitar 9 ribu anak di Kota Madiun yang disurvei hanya 182 anak.

Untuk itu dalam membangun data stunting yang akurat Pemerintah Kota Madiun melakukan pendataan secara “by name by address” yang dilakukan tiap bulan pada saat giat posyandu yang dilaporkan secara “real time” melalui Aplikasi Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM).

Selama ini upaya pencegahan dilakukan secara berlapis dimulai dari pemeriksaan dan pemberian tablet penambah darah bagi remaja usia subur pencegahan dan penekanan pernikahan usia dini, pendampingan pra nikah,  pendampingan dan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil. Selain itu juga pendampingan pasca melahirkan, program kakek-nenek asuh hingga bantuan-bantuan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *