Bekas Galian C Telan Korban Lagi, Warga Desak Pengurugan

KABPATEN MADIUN -Peristiwa meninggalnya balita akibat tenggelam di bekas tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun kembali memicu perhatian serius terhadap keselamatan lingkungan. Warga pun mendesak agar lokasi tersebut segera direklamasi karena dinilai membahayakan.

Korban diketahui bernama Rizuka Putra Ramadhan, balita berusia 4 tahun yang ditemukan meninggal dunia di genangan bekas tambang. Kejadian ini menambah daftar panjang korban jiwa di lokasi yang sama.

Sebelumnya, pada tahun 2025, seorang anak usia sekolah dasar juga dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di genangan bekas galian C di dusun tersebut. Kondisi lubang bekas tambang yang tidak direklamasi menyebabkan terbentuknya kubangan air yang kerap dimanfaatkan anak-anak untuk bermain, namun berisiko tinggi.

Warga setempat mengaku telah berulang kali meminta pemerintah desa maupun pemilik lahan, Sunarto, untuk segera melakukan pengurugan atau reklamasi. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut nyata, hingga kembali terjadi korban jiwa.

Menanggapi kejadian ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Madiun telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengecekan lokasi tambang. Polisi juga berencana memanggil pihak pemerintah desa serta pemilik lahan untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, Kepala Desa Tulung, Sukarno, menyatakan pihaknya akan kembali berkomunikasi dengan pemilik lahan. Sebelumnya, upaya pengamanan berupa pemasangan pagar kawat telah dilakukan, namun dinilai belum cukup efektif untuk mencegah akses ke lokasi berbahaya tersebut.

Saat ini, area bekas tambang telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan. Warga berharap ada langkah konkret berupa reklamasi total atau penutupan permanen lokasi, agar tidak lagi membahayakan keselamatan masyarakat dan kejadian serupa tidak terulang.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *