Dua Calon Jemaah Meninggal, Jemaah Termuda Dan Tertua Warnai Haji 2026

MAGETAN -Kabar duka datang dari Magetan di tengah persiapan pemberangkatan ibadah haji tahun 2026. Dua calon jemaah haji dilaporkan meninggal dunia sehingga dipastikan gagal berangkat. Meski demikian, ratusan jemaah lainnya tetap siap diberangkatkan sesuai jadwal.

Dari total 538 calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan, dua orang yang tergabung dalam kloter 21 dipastikan tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Keduanya meninggal dunia sebelum jadwal pemberangkatan.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak koordinator wilayah untuk proses penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan pelimpahan porsi kepada ahli waris.

Dua jemaah yang meninggal dunia masing-masing bernama Sumiatun, yang saat ini masih dalam proses pelimpahan porsi kepada keluarga, serta Eny Muryaningsih yang baru saja meninggal dunia.

Terkait penggantian jemaah, hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari koordinator wilayah Kementerian Haji dan Umroh. Proses pelimpahan belum dapat dipastikan karena waktu pengajuan yang sangat dekat dengan jadwal pemberangkatan.

Meski ada jemaah yang gagal berangkat, proses pemberangkatan haji tahun ini dipastikan tetap berjalan lancar. Seluruh jemaah lain telah dinyatakan siap setelah melalui berbagai tahapan persiapan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan bahwa jemaah termuda tahun ini berusia 21 tahun, sementara jemaah tertua mencapai usia 90 tahun. Selain itu, terdapat 17 jemaah yang masuk kategori lanjut usia atau rentan, yang sebagian besar telah mengajukan pendampingan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh jemaah yang akan berangkat dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah haji.

Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta selamat.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *