Kemenhaj Dibentuk, Pembangunan Gedung Masuk Tahap Survei

Kota Madiun — Penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia kini resmi berdiri sendiri menjadi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Perubahan kelembagaan ini mulai ditindaklanjuti di daerah, termasuk di Kota Madiun, dengan rencana pendirian kantor Kemenhaj tingkat kota.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan bahwa saat ini proses pendirian kantor masih dalam tahap pengajuan. Pemerintah Kota Madiun menyambut baik pembentukan kementerian baru tersebut dan menyatakan kesiapan memberikan hibah tanah untuk pembangunan gedung kantor.

Rencana hibah tanah itu saat ini tengah diajukan ke Kantor Wilayah Kemenhaj dan Umrah Jawa Timur untuk dilakukan survei kelayakan. Lahan yang diusulkan berada di kawasan Ring Road Barat, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Manguharjo. Lokasi ini dinilai strategis dan dinilai dapat mendukung pengembangan layanan haji dan umrah bagi masyarakat Kota Madiun.

Datik menambahkan, apabila lokasi hibah tersebut tidak lolos dalam tahap survei, maka pihaknya berharap Kantor Kemenhaj dapat menempati kawasan Asrama Haji Kota Madiun. Di sekitar area masjid Asrama Haji masih terdapat lahan kosong yang dapat dimanfaatkan, tidak hanya untuk kantor Kemenhaj, tetapi juga untuk menunjang berbagai kebutuhan jamaah haji dan umrah di wilayah setempat.

Dengan adanya pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia dapat semakin profesional, efisien, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan bagi jamaah.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *