Petani Cengkeh Menjerit, Diserang Virus Hingga Harga Jual Anjlok

Kab Madiun – Harga jual cengkih di Kabupaten Madiun menurun secara bertahap. Kondisi ini terjadi sejak 2 pekan terakhir. Akibatnya petani menjerit dan meminta pemerintah turun tangan menyikapi hal tersebut.

Ditengah memasuki masa panen raya cengkeh keresahan menyelimuti para petani cengkih di wilayah Lereng Wilis Kabupaten Madiun maupun buruh tani bunga cengkeh. 

Meski hasil yang cukup menjanjikan namun  jauh dari harapan petani. Pasalnya harga cengkih justru merosot. Penurunan harga cengkih terjadi bertahap. Untuk harga cengkeh kering perkilogramnya  dari 140 ribu rupiah menjadi 117 ribu rupiah.

Sedangkan harga cengkih basah perkilogramnya dari 45 ribu rupiah kini kisaran diharga 38 ribu rupiah. Naik turunnya harga cengkih ini mengikuti harga yang telah ditentukan oleh pabrik selaku penerima cengkeh.

Berdasarkan informasi produktivitas tanaman cengkih di Kabupaten Madiun mengalami penurunan. Rata rata tanaman cengkih petani di sekitar lereng wilis banyak yang mati akibat terserang virus bpkc atau bakteri pembuluh kayu cengkih.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *