MAGETAN – Kawasan wisata Telaga Sarangan masih menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan sepanjang tahun 2025. Meski belum mencapai target yang ditetapkan, capaian PAD pariwisata tahun ini tetap dinilai positif karena menunjukkan tren peningkatan kunjungan wisatawan.
Sepanjang tahun 2025, PAD sektor pariwisata Kabupaten Magetan tercatat mencapai Rp20,2 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di kisaran Rp20,1 miliar. Namun demikian, capaian tersebut masih berada di bawah raihan tahun 2023 yang sempat menyentuh Rp20,34 miliar.
Selain itu, target PAD pariwisata tahun 2025 sebesar Rp23,3 miliar juga belum sepenuhnya terealisasi. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Magetan menilai capaian tersebut tetap positif mengingat dinamika dan fluktuasi kunjungan wisata yang terjadi sepanjang tahun.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Eka Radityo, menyampaikan bahwa peningkatan PAD pariwisata sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, terutama di kawasan Telaga Sarangan yang masih menjadi destinasi unggulan.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menaikkan target PAD sektor pariwisata menjadi Rp23,4 miliar. Untuk mencapai target tersebut, sejumlah strategi telah disiapkan, mulai dari pembenahan dan peningkatan kualitas destinasi wisata, penguatan promosi pariwisata, hingga optimalisasi retribusi wisata.
Selain tetap mengandalkan Telaga Sarangan, pemerintah daerah juga akan mendorong pengembangan Telaga Wahyu sebagai destinasi wisata alternatif. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperbesar kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD Kabupaten Magetan pada tahun-tahun mendatang.

