DPRD Harapkan Keberlanjutan Pengembangan Akses Lingkar Lawu

MAGETAN – Pembahasan pengembangan akses Lingkar Lawu di Kabupaten Magetan kembali mengemuka. DPRD Magetan menegaskan pentingnya keberlanjutan program tersebut guna mendukung pengembangan pariwisata serta konektivitas di kawasan lereng Gunung Lawu.

Ketua DPRD Magetan, Suratno, menyebut wacana Lingkar Lawu sebenarnya bukan hal baru. Program ini telah masuk dalam pembahasan sejak masa bupati sebelumnya. Namun hingga kini, realisasinya dinilai belum optimal sehingga perlu dihidupkan kembali agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya sektor wisata dan ekonomi lokal.

Salah satu upaya yang didorong adalah mengaktifkan kembali jalur barat menuju kawasan Telaga Sarangan. Akses tersebut sebelumnya pernah dilayani angkutan DAMRI dengan rute dari Ponorogo menuju Sarangan. Jalur itu dinilai strategis karena melewati sejumlah titik potensial seperti Monumen Reog Ponorogo dan Sirkuit Magetan, yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Tak hanya dari arah Ponorogo, DPRD juga menilai akses dari arah Ngawi melalui jalur Panekan perlu diperkuat. Peningkatan infrastruktur dan konektivitas dinilai mampu membuka arus wisatawan dari berbagai daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, DPRD Magetan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta Bappeda Provinsi untuk mengusulkan penguatan jalur dari wilayah Sukomoro hingga kawasan stadion agar terintegrasi menuju Sarangan. DPRD berharap Pemerintah Kabupaten Magetan segera melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar rencana pengembangan akses Lingkar Lawu dapat segera terwujud.

Dengan konektivitas yang lebih baik, kawasan Sarangan dan sekitarnya diharapkan tidak hanya menjadi destinasi unggulan, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata secara berkelanjutan di Kabupaten Magetan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *