PONOROGO – Pasca ledakan petasan di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, tim Gegana dan Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur menemukan selongsong petasan berukuran jumbo serta sejumlah barang bukti lain di lokasi kejadian, Selasa (3/3/2026).
Ledakan tersebut menyebabkan satu remaja meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar serius. Tempat kejadian perkara kembali disisir tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur untuk memastikan area aman dari sisa bahan peledak sekaligus mengumpulkan barang bukti guna kepentingan penyelidikan.
Dari hasil olah TKP lanjutan, petugas menemukan belasan selongsong petasan berbagai ukuran, termasuk selongsong petasan jumbo. Selain itu, ditemukan sisa bubuk putih yang diduga bahan peledak jenis booster, timbangan digital, botol air mineral kecil yang diduga sebagai wadah peledak siap pakai, serta plastik balon udara.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali menyampaikan bahwa bahan peledak yang digunakan termasuk jenis low explosive atau berdaya ledak rendah. Namun, penggunaan dalam jumlah besar membuat daya rusaknya menjadi sangat kuat.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga belum dapat memintai keterangan dari korban selamat karena masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dokter Harjono Ponorogo.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur.

