Kesaksian Korban Ledakan Petasan, Terpental Hingga Lima Meter

PONOROGO – Dua korban selamat dalam insiden ledakan petasan di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Salah satu korban mengaku ledakan hebat tersebut membuat dirinya terpental hingga lima meter serta mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan.

Kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari tim dokter di RSUD Dokter Harjono Ponorogo. Mereka telah menjalani tindakan operasi pembersihan jaringan luka bakar. Salah satu korban, Ahmad Fato’ani, warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, mengalami luka bakar cukup serius akibat insiden yang terjadi pada Minggu sore lalu.

Sementara itu, korban lain berinisial Hindar Agusta menuturkan detik-detik saat ledakan terjadi. Ia mengaku sebelum kejadian sedang mengembalikan kunci bengkel. Tak lama kemudian, ledakan hebat terjadi dan membuat dirinya terpental hingga lima meter. Akibat ledakan tersebut, wajah dan kedua tangannya mengalami luka bakar.

Hindar juga membenarkan bahwa warga sekitar sebelumnya sempat menegur aktivitas para remaja yang sering berkumpul di rumah tersebut. Selama bulan Ramadan, rumah itu disebut kerap digunakan sebagai tempat perakitan petasan dan pembuatan balon udara.

Kepala Bidang Humas RSUD Dokter Harjono Ponorogo, Sugianto, menyampaikan bahwa kondisi Ahmad Fato’ani memerlukan penanganan serius karena luka bakar yang dialami cukup luas. Pihak rumah sakit memastikan kedua korban mendapatkan perawatan maksimal, termasuk pemberian obat-obatan, antibiotik, serta pemantauan intensif guna mencegah gangguan pernapasan dan infeksi lanjutan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *