KOTA MADIUN – Permintaan camilan kiloan di Kota Madiun mengalami peningkatan tajam menjelang Idulfitri. Lonjakan ini terlihat dari padatnya aktivitas pembeli di sejumlah toko serta meningkatnya volume penjualan hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.
Suasana ramai tampak di salah satu toko camilan kiloan sejak pagi hari. Pelanggan silih berganti datang untuk membeli berbagai jenis camilan, mulai dari keripik, kacang-kacangan, stik bawang, makaroni, hingga aneka kue kering.
Rak-rak yang dipenuhi camilan favorit terlihat dipadati pembeli. Mereka memilih camilan sesuai selera, kemudian menimbangnya sebelum melakukan pembayaran di kasir. Selain harganya yang relatif terjangkau, pembeli juga leluasa menentukan jenis dan jumlah camilan sesuai kebutuhan.
Tidak hanya warga sekitar, pembeli juga datang dari luar kota seperti Nganjuk dan Surabaya untuk berbelanja dalam jumlah besar. Bahkan, sebagian di antaranya membeli hingga puluhan kilogram untuk dikemas ulang menjadi parcel atau dibagikan kepada kerabat.
Salah satu pembeli, Ririn, mengaku memilih membeli camilan kiloan karena lebih hemat dan bisa menyesuaikan isi sesuai keinginan.
Sementara itu, pemilik toko, Anisa, mengatakan lonjakan pembelian sudah terasa dalam dua pekan terakhir. Penjualan camilan kiloan meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, bahkan berpotensi terus naik seiring mendekati Lebaran.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, pihak toko menambah pasokan barang serta memperbanyak stok agar kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi. Ramainya aktivitas ini menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat terhadap produk makanan ringan, khususnya dalam jumlah besar menjelang hari raya.










