PONOROGO – Sebuah balon udara tanpa awak jatuh di permukiman warga dan sempat membuat resah masyarakat di Kabupaten Ponorogo, Kamis (26/3/2026). Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil mengamankan balon tersebut.

Balon udara tersebut ditemukan jatuh di kebun singkong milik warga di Dusun Krajan, Desa Cekok, Kecamatan Babadan, sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam rekaman video amatir yang beredar, balon terlihat masih mengembang dan mengeluarkan asap saat pertama kali jatuh.

Namun saat petugas dari Polsek Babadan tiba di lokasi, balon sudah tidak berada di tempat. Petugas hanya menemukan sisa sumbu yang masih mengeluarkan asap. Salah satu saksi mata, Amirul Sholikin, menyebut balon jatuh dalam kondisi masih panas dan berasap.

Tak lama kemudian, dua anak muda yang diperkirakan masih berusia SMP datang dan membawa balon tersebut. Menurut saksi, keduanya bukan warga setempat.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan pencarian. Dalam waktu kurang dari satu jam, balon udara berhasil ditemukan dan diamankan, kemudian dibawa ke Polsek Babadan.

Kapolsek Babadan, AKP Yudha Setiawan, mengatakan balon udara yang diamankan memiliki panjang sekitar 8 meter dengan diameter sekitar 2 meter, lengkap dengan sumbunya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara tanpa pengaman karena berisiko membahayakan lingkungan serta keselamatan.

Share